Diantara dua masa kerajaan di Jawa Tengah, berdiri pusat kerajaan baru di Jawa Timur. Hal ini kita ketahui dari sebuah prasasti bertahun 726 Saka (840 M) yaitu “PRASASTI HARINJING” di desa Sukabumi Kec. Kepung Kab. Kediri. Prasasti tersebut ditulis dalam bahasa Sansekerta dengan huruf Kawi (Jawa Kuno). Pada tahun 928SELANJUTNYA

Soedirman lahir pada Senin Pon, 18 Maulud 1846 dalam almanak Jawa atau 24 Januari 1916 di Dukuh Rembang, Desa Bantar Barang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Soedirman diurus dan tinggal di rumah asisten wedana di Rembang, Raden Tjokrosoenarjo dan istri Toeridowati. Seperti dimuat Majalah Tempo Senin, 12 November 2012,SELANJUTNYA

Gunung Bancak Magetan adalah suatu daerah perbukitan yang terletak di wilayah Kabupaten Magetan, tepatnya di perbatasan antara 3 wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Parang, Kecamatan Lembeyan, dan Kecamatan Kawedanan, tepatnya di Desa Giripurno. Gunung Bancak menyimpan satu kisah yang sangat melegenda di kalangan warga Magetan.  Keberadaan Gunung Bancak dibuktikan dengan terdapatnyaSELANJUTNYA

Tambang garam Wieliczka, yang terletak di Krakov, Polandia, memiliki jalur-jalur bawah tanah hingga sepanjang 200 km, yang menghubungkan lebih dari 2000 ruangan. Istimewanya, seluruhnya terbuat dari garam. Selain berisi ruangan-ruangan, di dalam tambang terdapat pula sebuah kapel yang bernama Kapel “Kinga yang diberkati”. Kapel ini memiliki ruang sepanjang 50 meterSELANJUTNYA

Pada masa ini,Jepang membagi wiliyah kepolisian Indonesia menjadi Kepolisian Jawa dan Madura yang berpusat di Jakarta, Kepolisian Sumatera yang berpusat di Bukittinggi, Kepolisian wilayah Indonesia Timur berpusat di Makassar dan Kepolisian Kalimantan yang berpusat di Banjarmasin. Tiap-tiap kantor polisi di daerah meskipun dikepalai oleh seorang pejabat kepolisian bangsa Indonesia, tapiSELANJUTNYA

Pada masa kolonial Belanda, pembentukan pasukan keamanan diawali oleh pembentukan pasukan-pasukan jaga yang diambil dari orang-orang pribumi untuk menjaga aset dan kekayaan orang-orang Eropa di Hindia Belanda pada waktu itu. Pada tahun 1867 sejumlah warga Eropa di Semarang, merekrut 78 orang pribumi untuk menjaga keamanan mereka. Wewenang operasional kepolisian adaSELANJUTNYA

Awal ketenaran nama Bhayangkara dimulai ketika munculnya pemberontakan Ra Kuti yang berhasil dipadamkan oleh Gadjah Mada dengan pasukan Bhayangkara. Gajah Mada, yang ketika itu memimpin pengawal raja, membantu Jayanegara melarikan diri dari ibu kota dan menyembunyikannya dari kejaran pemberontak. Cerita rakyat menyatakan dalam pelarian di Desa Badander itu, satu dariSELANJUTNYA

Seperti yang sudah diuraikan dalam tulisan sebelumnya, bahwa sedikitnya catatan sejarah mengenai Bhayangkara pada masa Singasari menjadikan Bhayangkara pada masa Majapahit lebih tersohor, bukan saja karena peranan Gadjah Mada yang menjadi tampuk pimpinan pasukan, tapi juga karena Bhayangkara pada Masa Majapahit tertuang dengan jelas dalam literatur-literatur kuno, seperti Negarakertagama danSELANJUTNYA