Soedirman lahir pada Senin Pon, 18 Maulud 1846 dalam almanak Jawa atau 24 Januari 1916 di Dukuh Rembang, Desa Bantar Barang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Soedirman diurus dan tinggal di rumah asisten wedana di Rembang, Raden Tjokrosoenarjo dan istri Toeridowati. Seperti dimuat Majalah Tempo Senin, 12 November 2012,SELANJUTNYA

Gunung Bancak Magetan adalah suatu daerah perbukitan yang terletak di wilayah Kabupaten Magetan, tepatnya di perbatasan antara 3 wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Parang, Kecamatan Lembeyan, dan Kecamatan Kawedanan, tepatnya di Desa Giripurno. Gunung Bancak menyimpan satu kisah yang sangat melegenda di kalangan warga Magetan.  Keberadaan Gunung Bancak dibuktikan dengan terdapatnyaSELANJUTNYA

Tambang garam Wieliczka, yang terletak di Krakov, Polandia, memiliki jalur-jalur bawah tanah hingga sepanjang 200 km, yang menghubungkan lebih dari 2000 ruangan. Istimewanya, seluruhnya terbuat dari garam. Selain berisi ruangan-ruangan, di dalam tambang terdapat pula sebuah kapel yang bernama Kapel “Kinga yang diberkati”. Kapel ini memiliki ruang sepanjang 50 meterSELANJUTNYA

Pada masa ini,Jepang membagi wiliyah kepolisian Indonesia menjadi Kepolisian Jawa dan Madura yang berpusat di Jakarta, Kepolisian Sumatera yang berpusat di Bukittinggi, Kepolisian wilayah Indonesia Timur berpusat di Makassar dan Kepolisian Kalimantan yang berpusat di Banjarmasin. Tiap-tiap kantor polisi di daerah meskipun dikepalai oleh seorang pejabat kepolisian bangsa Indonesia, tapiSELANJUTNYA

Pada masa kolonial Belanda, pembentukan pasukan keamanan diawali oleh pembentukan pasukan-pasukan jaga yang diambil dari orang-orang pribumi untuk menjaga aset dan kekayaan orang-orang Eropa di Hindia Belanda pada waktu itu. Pada tahun 1867 sejumlah warga Eropa di Semarang, merekrut 78 orang pribumi untuk menjaga keamanan mereka. Wewenang operasional kepolisian adaSELANJUTNYA

Awal ketenaran nama Bhayangkara dimulai ketika munculnya pemberontakan Ra Kuti yang berhasil dipadamkan oleh Gadjah Mada dengan pasukan Bhayangkara. Gajah Mada, yang ketika itu memimpin pengawal raja, membantu Jayanegara melarikan diri dari ibu kota dan menyembunyikannya dari kejaran pemberontak. Cerita rakyat menyatakan dalam pelarian di Desa Badander itu, satu dariSELANJUTNYA

Seperti yang sudah diuraikan dalam tulisan sebelumnya, bahwa sedikitnya catatan sejarah mengenai Bhayangkara pada masa Singasari menjadikan Bhayangkara pada masa Majapahit lebih tersohor, bukan saja karena peranan Gadjah Mada yang menjadi tampuk pimpinan pasukan, tapi juga karena Bhayangkara pada Masa Majapahit tertuang dengan jelas dalam literatur-literatur kuno, seperti Negarakertagama danSELANJUTNYA

Bibit awal mula terbentuknya kepolisian sudah ada pada zaman Kerajaan Majapahit. Pada saat itu patih Gajah Mada membentuk pasukan pengamanan yang disebut dengan Bhayangkara yang bertugas melindungi raja dan kerajaan. Sebelumnya itu, Bhayangkara dibentuk oleh raja Kertanegara dari Singhasari. Naskah kuno menulis tentang Kelana Bhayangkara berisi sejarah serta kiprah kesatuanSELANJUTNYA

Pusat Studi Pancasila UGM bekerjasama dengan P4TK IPS dan PKN Malang menyelenggarakan FGD Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Kamis 20/04 lalu Dalam FGD pendidikan kewarganegaraan di latarbelakangi oleh semangat memasukkan kembali Pancasila sebagai mata pelajaran di sekolah. Mengembalikan pancasila sebagai mata pelajaran adalah dengan mengganti PKn (Pendidikan Kewarganegaraan) dengan PPKn (Penddidikan PancasilaSELANJUTNYA

Kediri | tribunus-antara.com,  Acara kirab budaya dan Doa Bersama untuk Hari Jadi desa Tunglur ke 467 THN. 2017 diselenggaakan jumat 07/04  Dihadiri oleh pemerintah daerah kabupaten Kediri dari Dinas Perikanan Nur Hafidz Dan Linadan. Muspika Kecamatan Badas, Komandan Koramil dan Kapolsek Badas. Hari Jadi desa dengan menggelar 1000 Tumpengan AmbengSELANJUTNYA

Menurut Serat Kandha dan Babad Sangkala setelah runtuhnya Majapahit sisa – sisa kekuatannya di Jawa Timur bagian selatan terkonsentrasi di Sengguruh. Sejumlah nama toponomis di Selatan Kota Kepanjen seperti Sengguruh, Ngibik, Jenggala, Sumedang, dan Balerejo tampaknya memiliki kaitan historis dengan keberadaannya KedipatenSengguruh di masa lampau.   Dr H.J.de Graaf danSELANJUTNYA

Lambang Polisi bernama Rastra Sewakottama yang berarti “Polri adalah Abdi Utama dari pada Nusa dan Bangsa.” Sebutan itu adalah Brata pertama dari Tri Brata yang diikrarkan sebagai pedoman hidup Polri sejak 1 Juli 1954. Polri yang tumbuh dan berkembang dari rakyat, untuk rakyat, memang harus berinisiatif dan bertindak sebagai abdiSELANJUTNYA