19Shares

BALI, TRIBUNUS-ANTARA.COM – Sholat Idul Adha sudah kita lakukan bersama-sama hari ini di Masjid Baitul Muhtarifin Polres Jembrana, dan setelah usai sholat Idul Adha Umat Muslim Polres Jembrana yang tergabung dalam kepanitiaan menyelenggarakan pemotongan hewan qurban dimana tahun ini hewan qurban sebanyak 3 (tiga) ekor sapi jantan dan 1 (satu) ekor kambing jantan. Pemotongan hewan qurban dilaksanakan di halaman masjid Baitul Muhtarifn Polres Jembrana. Rabu, (22/08/2018) pukul 08.30 wita.

Sebagai ketua panitia Qurban adalah Kasat Polair Polres Jembrana Iptu H. Eddy Waluyo, S.H dimana rangkaian kegiatan menjelang Idul Adha dilakukan kegiatan kerja bakti oleh umat muslim Polres Jembrana, melaksanakan Anjangsana dibeberapa Yayasan Yatim Piatu dan Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Jembrana, menyelenggarakan Takbir dan tahmid di Masjid Baitul muhtarifin Polres Jembrana dan Puncak Ibadah menyelenggarakan kegiatan Sholat Idul Adha berjamaah di Masjid Baitul Muhtarifin yang dilanjutkan dengan pemotongan dan penyaluran daging qurban.

Menurut Ketua Panitia Qurban Kasat Polair Polres Jembrana Iptu H. Eddy Waluyo, S.H bahwa gemar berqurban perlu disampaikan kepada masyarakat muslim karena ternyata masih banyak diantara kaum muslimin yang belum mengerti tentang ibadah qurban ini. Ada yang menyangka bahwa qurban itu cukup dilakukan sekali seumur hidup sebagaimana haji. Karena pemahaman yang tidak tepat ini akhirnya banyak kaum muslimin yang hanya melaksanakan qurban sekali seumur hidupnya, walaupun setiap tahun mampu melakukannya.

” Bagi mereka yang memahami semangat ajaran islam, utamanya adalah qurban, maka di dalam ibadah ini terdapat nilai-nilai pendidikan yang amat tinggi. Sebenarnya yang dipentingkan dalam ibadah ini memang bukan penyembelihannya, tetapi makna di balik penyembelihan itulah yang lebih diutamakan, ” tutur Iptu H. Eddy.

Lebih lanjut dikatakan oleh Kasat Polair, lewat qurban ini kita di ajari oleh Allah agar menghilangkan sifat egoistis, kita harus membuang jauh-jauh sifat ini, Qurban adalah latihan agar umat islam membiasakan diri memperhatikan orang lain, menghilangkan sifat kikir dan pelit, dengan membagi-bagikan sebagian rezeki yang dikaruniakan kepadanya., Karena itu qurban tidak cukup dilakukan sekali seumur hidup. Setiap kali kita menjumpai tanggal 10 Dzulhijjah ditambah 3 hari Tasyri’ sedang kita dikaruniai kelapangan rezeki, maka kita laksanakan perintah qurban ini. Jika tidak, Rosululloh memberikan peringatan keras kepada kita dalam sebuah sabdanya:’ barang siapa yang mempunyai kelapangan untuk berqurban tapi tidak melaksanakannya, maka janganlah dia dekat-dekat tempat kami sholat.

Loading...

Usai penyembelihan hewan qurban panitia qurban membagikan sebanyak 600 bungkus daging kurban kepada yang berhak. (Edw )

19Shares