0Shares

Tiga dari keempat pelaku pembunuh sopir Go-Car, Try Widyantoro (44) di Palembang ditangkap. Mereka adalah Poniman (21) dan Bayu Irwansyah (20). Poniman tewas usai ditembak petugas karena melawan saat ditangkap.

Selanjutnya ada seorang mahasiswa semester tiga Ekonomi Pembangunan Unsri, Tyas Dryantama (19). Dia menyerahkan diri ditemani kedua orang tuanya pada Sabtu (31/) sekitar Pukul 19.30 WIB karena merasa takut ditembak setelah kedua temannya ditangkap. Untuk Hengki Sulaiman (21), saat ini masih menjadi buronan.

Tyas mengaku mobil hasil kejahatan itu digunakan oleh ketiga temannya untuk jalan-jalan dan mejeng bersama pacarnya. Bahkan mobil itu digunakan untuk keperluan mereka saat berada di Palembang.

“Saya lihat foto pelaku yang tersebar di media sosial Facebook dan Instagram. Dalam foto itu menunjukkan kalau mobil adik saya ini dipakai untuk jalan-jalan oleh para pelaku dengan pacarnya. Foto itu kami dapat setelah perampokan,” kata kakak ipar korban, Romawi Adnan, Senin (2/4/2018), dilansir tribunus.co.id dari Detikcom.

Ciri-ciri mobil korban dikenali keluarga karena memiliki jok warna merah. Warna ini sesuai dengan warna jok mobil Avanza milik korban yang hilang secara bersamaan. Begitu juga dengan body mobil yang ternyata ditambahi stiker.

“Kami mengenali dari jok mobil dan juga ada stiker yang ditambahi di belakang body mobil. Itu jelas mobil adik ipar saya, tapi sekarang sudah diganti biar nggak dikenali. Begitu juga dengan plat mobil yang awalnya plat Sumsel manjadi plat Lampung,” kata Romawi membenarkan foto yang diterima detikcom.

Keluarga korban menyerahkan kasus ini sepenuhnya pada pihak kepolisian dan berharap semua pelaku dapat ditangkap. Romawi menghimbau kepada keluarga Hengki Sulaiman yang saat ini masih buron untuk menyerahkan diri.

Untuk 16 buah tulang korban yang telah dievakuasi di tepian sungai Musi, Desa Muara Sungsang, Banyuasin, keluarga akan langsung memakamkan setelah mendapat izin kepolisian.

“Ini masih menunggu izin dari polisi dulu, nanti kalau susah mendapat izin baru kami makamkan di TPU Kamboja. Untuk sisa tulang yang belum ditemukan nanti menyusul saja,” imbuh Romawi yang sengaja datang dari Bangka Belitung ini.

Baca juga: 1 Pelaku Mati Didor, Mahasiswa Pembunuh Sopir Go-Car Menyerah

Sementara Kasubdit III Jatanras, AKBP Erlin Tangjaya mengaku saat ini penyidik masih mendalami motif perampokan. Termasuk mendalami apakah benar mobil digunakan untuk ‘mejeng’ oleh para pelaku.

Loading...

“Informasinya begitu. Masih kami dalami dulu motifnya apakah untuk gaya-gayaan atau ada motif lain karena mereka baru ditangkap dan masih ada satu lagi yang buron,” kata Erlin. (detik)

0Shares